Usia parfum lazimnya sangat lama, antara 3 hingga 5 tahun. Kondisi ini biasanya menyesuaikan dengan bahan pembuat parfum serta cara penyimpanan parfum itu sendiri. Bagi kita yang gemar menyimpan parfum untuk jangka waktu lama, ada baiknya memeriksa kembali aroma parfum serta warna cairannya. Sebab dikhawatirkan parfum telah memasuki masa kadaluwarsa.
![]() |
| picture : freeimages.com |
Hal yang cukup gampang untuk dilihat tentu saja warna dari cairan parfum tersebut. Bila parfum diletakkan di dalam botol bening dan nampak cairan berubah keruh bahkan ada endapannya, maka kemungkinan besar itu parfum sudah tak layak digunakan lagi. Yang paling berpengaruh terhadap kondisi seperti ini ialah bahan pembuat parfum tersebut.
Parfum yang mempunyai bahan alaminya lebih banyak, seperti sitrus misalnya maka akan menguap lebih cepat. Dengan demikian umur parfum pun akan jadi lebih singkat. Adapun wewangian atau aroma semacam kayu atau musky cenderung lebih awet dan tahan lama.
Berubahnya aroma begitu nyata pada parfum kadaluwarsa. Wanginya kemungkinan berubah tak segar lagi atau justru lebih menyengat. Bila telah begini kita tidak boleh iseng menyemprotkannya ke kulit, sebab bisa mengakibatkan reaksi negatif berupa kulit kemerahan atau gatal-gatal.
Agar usia parfum bisa lebih lama maka usahakanlah untuk memperhatikan keluar masuknya udara ke dalam botol karena yang seperti ini mampu mengoksidasi wangi dan aroma parfum. Usahakan tutup botol dalam kondisi rapat termasuk juga menyimpan botol parfum sebaiknya di kamar atau ruangan tidak terkena langsung sinar matahari.
Apalagi parfum yang botolnya bening atau transparan. Maka diupayakan sedapat mungkin untuk tidak meletakkan atau menyimpan di tempat yang terkena langsung cahaya matahari. Dekat jendela misalnya. Hal ini disebabkan cahaya dan panas yang mengenai parfum akan berakibat pada aroma dan umur parfum tersebut.

No comments:
Post a Comment