Di samping dapat membangkitkan rasa percaya diri, parfum juga diakui sebagai simbol akan status dan karakter diri seseorang. Oleh sebab itu, sebagian orang berusaha mempunyai dan mengoleksi minimal satu parfum yang sangat disukainya.
Pertanyaannya, bolehkah kita mengoleksi dan menyimpan parfum untuk jangka waktu lama? Apakah yang namanya parfum mempunyai kadaluarsa sebagaimana produk lainnya? Jawabannya boleh asalkan kita paham apa yang harus dilakukan berkaitan dengan parfum tersebut.
![]() |
| picture : publicdomainpictures.net |
Parfum itu hampir mirip dengan sebotol anggur yang akan meningkat kualitasnya seiring berjalannya waktu. Kuncinya terletak pada bagaimana cara menyimpannya dengan tepat. Bila kita menyimpan parfum dengan baik dan benar, yakni tidak langsung terkena sinar matahari maka kualitas parfum akan bagus sejalan bertambahnya waktu. Tetapi ada baiknya juga bila setiap jangka waktu lima tahun sekali parfum tersebut kita periksa kualitas aromanya, apakah berubah atau tidak.
Sinar matahari diakui dapat mengakibatkan parfum menjadi stres sehingga terjadi proses perubahan kimiawi. Karena itu usahakanlah menyimpan parfum dalam lemari yang terhindar dari sinar matahari langsung. Upayakan pula agar penyimpanan parfum berjauhan dengan alat yang bernama mesin radiator. Selain lemari di dalam kamar, tempat lain yang aman untuk menyimpan dan mengoleksi parfum adalah kulkas mini.
Meskipun begitu, tidak semua parfum dapat mempertahankan aromanya dengan baik selama jangka waktu bertahun-tahun. Aroma parfum seperti citrus misalnya, biasanya akan lebih cepat menguap. Berbeda dengan aroma melati, kayu dan chypre yang kualitasnya akan awet walaupun bertahun-tahun disimpan. Jadi, kenalilah parfum anda dengan baik bila ingin disimpan dan dikoleksi. Jika aroma dan warnanya telah berbeda dan berubah maka tak perlu ngotot untuk menyimpannya lebih lama. Pakailah parfum tersebut dengan segera agar tidak dibuang percuma.

No comments:
Post a Comment